Rabu, 30 Mei 2012

RangKuman SejaraH Kerajaan


Ringkasan  “Sejarah”

1.     Kerajaan Kutai
·        Sejarah Indonesia di mulai sejak penemuan tertulis di daerah Kutai. Kutai adalah sebuah daerah yang ada di tepi sungai Mahakam, Kalimantan timur. Di temukan prasasti ( batu bersurat ) berbentuk yupa tujuh buah. Yupa adalah tugu batu yang di buat sebagai peringatan upacara korban. Yupa di pakai untuk menambatkan hewan yang jadi kurban. Yupa tersusun dalam bentuk syair dan menggunakan tulisan pala bahasa sansekerta.
·        Cara menentukan usia yupa dengan meneliti huruf & bahasa. Di ketahui sekitar tahun 400 M / awal abad ke 5 berdiri kerajaan Kutai. Sampai kini Kutai adalah kerajaan tertua.
·        Kutai didirikan oleh kundunga. Kundunga mempunyai putra bernama Aswawarman. Aswawarman di nobatkan menjadi raja dengan cara uratyastoma, yaitu pengangkatan seseorang menjadi kasta yang tinggi. Raja Aswawarman di sebut wangsakarta ( pendiri keluarga kerajaan ).
·        Aswawarman punya 3 putra. Putra yang terkemuka yaitu Mulawarman. Pada yupa di terangkan raja Mulawarman adalah raja yang mulia & terkemuka. Kutai merupakan kerajaan yang kaya & makmur.
2.     Kerajaan Tarumanegara
·        Pada tahun 450 M. Di wilayah jawa barat & banten muncul kerajaan Tarumanegara. Tarumanegara berasal dari kata Taruma yang artinya Nila. Para ahlibelum pasti mengenai nama Tarumanegara dengan sungai Citarum yang mengalir di Jawa barat.
·        Tarumanegara di ketahui dari 7 buah prasasti : 2 arca wisnu & berita cina. 5 prasasti di temukan di bogor. Sisanya masih ada di Jakarta & Banten.
Prasasti yang di temukan di Bogor :
-         Prasasti Ciaruteun, terletak di tepi sungai ciaruteun & bermuara di dekat sungai Cisadane.
-         Prasasti Jambu / Prasasti Pasir Koleangkak, terletak di perkebunan jambu jaraknya 30 km sebelah barat bogor.
-         Prasasti kebun kopi, terletak di kampung muara hilir, Cibungbulang.
-         Prasasti pasir awi, muara cianten.
-         Prasasti Muara Cianten, Muara Cianten.
·        Prasasti yang ada di Banten :
-         Prasasti Cidanghiang . prasasti ini di sebut prasasti lebak. Prasasti cidanghiang di temukan di tepi sungai cidanghiang, pandeglang.
·        Prasasti yang di Jakarta :
-         Prasasti Tugu. Prasasti Tugu adalah prasasti yang terakhir di temukan.
·        Dalam prasasti Tugu di katakana raja Purnawarman menggali Sungai Gomati dalam masa pemerintahan ke – 22. Panjang Sungai 6.122 busur  ( + 12 Kilometer ) di kerjakan dalam waktu 21 hari. Raja Punawarmanakan member 1.000 ekor lembu untuk Brahman. Sungai Gomati di gali untuk mengantisipasi banjir di sungai Chandra bhaya (Sungai Bekasi ). Hal ini berhasil menciptakan suasana damai & tentram.
·        Prasasti – prasasti peninggalan Tarumanegara di tulis huruf palawa & bahasa Sansekerta, bentuknya syair. Agama yang menentukan pikiran raja dalah agama Hindu. Di prasasti Kebon Kopi terdapat gambar kaki gajah raja di samakan dengan kaki raja airawata, gajah dewa indra.
·        Orang cina menyebut Tarumanegara dengan sebutan To – Lo – Mo. Pada massa sui & dinasti tang. Di kabarkan Fa Hien , pendeta cina tinggal di Tarumanegara 5 bulan pada tahun 414 M. menurut agama yang di anut Tarumanegara bukan Hindu, tapi juga agama Budha & agama kotor ( animisme ).
·        Awal abad ke – 5 M. Tarumanegara mampu mengusahakan :
-         Pertanian,
-         Peternakan,
-         Perikanan,
-         Perburuan binatang,
-         Pelayaran,
-         Perdagangan &
-         Pertambangan.
·        Kerajaan Tarumanegara mempunyai bidang kesenian seni patung. Di temukan 2 arca wisnu di desa cibuaya , karawang. Tarumanegara , yaitu tahun 666 & tahun 669 M menduga bahwa Tarumanegararuntuh pada ke -7 M.
3.     Kerajaan Ho-Ling (Kaling/Kalingga)
·        Di Jawa Tengah pada pertengahan abad ke -7 muncul kerajaan Ho-Ling ( Kaling ). Menurut berita cina masa dinasti Tang. Ho-Ling sebelum nya dikenal dengan nama She-Po (jawa). Ho-Ling terletak di lautan selatan. Batas-batas Negara Ho-Ling  :
-         Di timur Po-Li (Bali),
-         Di barat To-po-teng ( Sumatra)
-         Di selatan Lautan & di utara Kerajaan Chen – la (Kamboja).
·        Ho-Ling kaya akan tanah yang subur. Rakyatnya makmur, tentram, & damai. Raja tinggal di dalam bangunan besar yang bertingkat & beratap daun palem. Kegiatan ekonominya menghasilkan :
-         Kulit Penyu,
-         Emas,
-         Perak,
-         Culak badak &
-         Gading.
Penduduk Ho-Ling sudah mengenal tulisan & ilmu perbintangan.
·        Pada tahun 664 seorang pendeta budha dari cina bernama Hwining ke Ho-Ling. Ia tinggal di Ho-Ling 3 tahun. Atas bantuan pendeta bernama Jnanabhadra, Hwining berhasil menerjemahkan kitab agama budha dari bahasa sansekerta menjadi cina.
Pada tahun 674 M Ho-Ling di pimpin oleh Ratu bernama Sima. Pemerintahan nya keras, tetapi berlandaskan kejujuran & keadilan. Tidak ada yang berani melanggar hak & kewajiban. Berita Ho-Ling sampai ke Arab dengan sebutan Ta-shih mengirim pundi-pundi isi emas & di letakan di jalan. Tidak ada yang berniat mengambilnya.
·        Selama 3 tahun tidak ada seorang pu yang menyentuh pundi-pundi tersebut. Sampai suatu hari putra mahkota menginjak pundi- pundi itu. Ratu Sima marah & menghukum mati putra mahkota. Tetapi karena permohonan para mentri. Akhirnya ia hanya memotong jari – jari kaki putra mahkota. Tindakan ratu Sima adalah peringatan buat semua penduduk. Hokum berlaku bagi semua orang di negeri Ho-Ling. Raja Ta-Shih takut & mengurungkan niatnya menyerang Ho-Ling.
4.     Kerajaan Sriwijaya
·        Munculnya Sriwijaya tercatat di sejarah cina. Di sejarah dinasti tang di katakana pada abd ke – 7 M di pantai timur Sumatra Selatanberdiri kerajaan She-li-fo-she / sriwijaya. Sumber- sumber asing lain menerangkan keberadaan Sriwijaya yaitu : Prasasti Ligor (775 M) di pantai timur Thailand selatan, prasasti Nalanda ( Pertengahan abad ke- 9 M) & prasasti Tanjore ( 1030 M) di India.
·        Sumber sejarah yang penting di dapatdari perjalanan I-Tsing  pendeta Budha cina. Ia pernah dating ke Sriwijaya tahun 671 M & tinggal selama 6 bulan . ia singgah tahun 688 M & tinggal selama 7 tahun.
Prasasti yang di tulis huruf palawa & bahasa melayu kuno , yaitu :
-         Prasasti Kedukan Bukit (682 M) di tepi sungai Tatang dekat Palembang,
-         Prasasti Talang TUa (684 M) di Talang Tuo, sebelah barat Palembang,
-         Prasasti Telaga Batu ( tidak di ketahui) dekat Palembang,
-         Prasasti Kota Kapur ( 684 M), dekat sungai menduk,
-         Prasasti Karang Berah ( Tak di ketahui ) di sungai pisang , lampung.
·        Raja yang pernahberkuasa di Sriwijaya, yaitu :
-         Dapunta Hyang Sri Jayanegara,
-         Dharmasetu,
-         Balaputradewa,
-         Cudamani warma dewa &
-         Sanggrama wijayo tunggawarman.
Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan perahu. Ia berangkat dari minangga Tamwan. Membawa tentara sebanyak 20.000.
Negara cina melakukan penelitian & mempelajari ilmu pada waktu I-Tsing. Hal ini di sebabkan karena di Sriwijaya ada pendeta budhayang masyhur yaitu Sakyakinti. Dia adalah salah seorang mahaguru Budha Sriwijaya. Bantuan dari seorang guru yang bernama Dharmapala.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar